Ohhh-Noo-Diabetess-Melanda-Bagaiman-Cara-Mengatasinya

Ohhh Noo!!!! Diabetess Melanda Bagaiman Cara Mengatasinya? -Diabetes tidak bisa disembuhkan. Namun, ada berbagai cara pengobatan yang bisa mengendalikan gejalanya jika dipatuhi dengan tepat. Melakukan pengobatan untuk penyakit diabetes yang tepat juga dapat membantu mengurangi risiko komplikasinya. Bagaimana cara untuk mengetahui beragam pilihan obat diabetes dalam ulasan berikut.

Aturan minum obat diabetes

Tidak semua diabetesi (sebutan untuk orang dengan diabetes) membutuhkan obat diabetes begitu terdiagnosis. Sangat banyak sekali kasus diabetes dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, seperti mengatur pola makan dan rutin olahraga.

Dengan begitu, beberapa orang lainnya mungkin butuh didukung oleh obat tertentu, baik itu obat minum, suntik, terapi insulin, ataupun kombinasinya. Obat diabetes dapat membantu mengendalikan kadar gula darah dan menekan risiko komplikasi, jika dengan perubahan gaya hidup saja tidak cukup ampuh.

Pilihan obat mana yang terbaik untuk kondisi Anda akan tergantung pada banyak faktor. Sebelum meresepkan obat, dokter akan mempertimbangkan:

  • Usia Anda
  • Kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan
  • Riwayat kesehatan Anda
  • Jenis diabetes yang Anda alami
  • Sejauh mana penyakitnya
  • Toleransi obat tertentu
  • Prosedur medis atau terapi di masa lalu
  • Harapan kesembuhan dari penyakit
  • Pendapat Anda atau preferensi terkait pengobatan
  • Beragam pilihan obat diabetes dari dokter

Sangat banyak sekali pilihan obat diabetes, dari yang bisa diminum langsung maupun lewat suntikan. Obat diabetes pada dasarnya memberikan manfaat yang sama, yaitu mengatur kadar gula darah diabetesi.

Berikut ini adalah berbagai macam obat-obatan diabetes yang ini dapat diminum sendiri atau kadang dikombinasikan dengan obat lainnya:

1. Metformin

Obat Metformin merupakan obat yang paling sering diresepkan dokter untuk pasien diabetes tipe jenis Obat ini bekerja dengan cara menurunkan produksi glukosa di hati dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin, sehingga tubuh Anda bisa menggunakan insulin lebih efektif.

Jenis Obat diabetes satu ini tersedia dalam bentuk pil dan sirup. Sama seperti obat lainnya, metfomin juga memiliki efek samping. Mual, diare, dan penurunan berat badan merupakan beberapa efek samping yang umum dari obat ini.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Pasalnya, efek samping ini bisa hilang ketika tubuh Anda sudah beradaptasi dengan obat atau jika Anda minum obat setelah makan. JIka obat yang kita konsumsi  ini tidak cukup efektif untuk mengendalikan kadar gula dalam darah, dokter bisa meresepkan obat oral atau injeksi lainnya.

2. Sulfonilurea

Selain jenis obat metformin, obat diabetes lainnya yang sering diresepkan dokter adalah sulfonilurea. Obat ini tergolong lawas, namun masih cukup efektif untuk membantu mengendalikan kadar gula darah Anda.

Beberapa contoh obat golongan sulfonilurea di antaranya:

Gliburid

Gliburid memiliki kemampuan menurunkan gula darah yang kuat. Jika Anda diresepkan obat ini oleh dokter, kalau jadwal makan Anda teratur. Jangan pernah menunda atau menghindari makan.

Berhubung efek dari obat hipoglikemiknya kuat, obat ini tidak dianjurkan diminum oleh lansia.

Glipizide

Dibanding gliburid, efek penurunan gula darah dari glipzide lebih rendah sehingga aman dikonsumsi untuk lansia. Namun, sebelum pakai obat ini pastikan Anda konsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Glimepirid

Glimepirid termasuk dalam obat sulfonilurea generasi terbaru. Jenis Obat ini digunakan untuk pasien diabetes yang memiliki riwayat penyakit jantung atau gagal ginjal.

3. Meglitinide

Jenis pada obat ini  Meglitinide bekerja seperti sulfonilurea, yaitu merangsang pankreas menghasilkan lebih banyak insulin. Sangat berbeda dengan obat ini bekerja lebih cepat dan durasi efeknya pada tubuh lebih pendek dari pada obat golongan sulfonilurea.

Contoh obat golongan meglitinide adalah Prandin dan Starlix. Sebelum menggunakan obat ini, Anda harus hati-hati. Pasalnya, obat ini dapat menyebabkan gula darah rendah dan penambahan berat badan.

Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Pastikan kalau setiap obat yang Anda konsumsi memiliki manfaat yang lebih banyak ketimbang risikonya.